Ciri-ciri Burung Rambatan Betina Dan Jantan Serta Perawatannya

oleh -5 views
Ciri-ciri Burung Rambatan Betina Dan Jantan Serta Perawatannya
Ciri-ciri Burung Rambatan Betina Dan Jantan Serta Perawatannya

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang burung rambatan, bagaimana ciri-ciri burung rambatan betina dan jantan serta bagaimana cara membedakannya, kemudian cara merawat burung rambatan agar rajin berkicau.

Burung Rambatan yakni salah satu jenis burung pemakan serangga. Burung ini mempunyai kebiasaan yang sama dengan burung Pelatuk, yaitu merambat dibatang-batang pohon untuk mencari masakan berupa ulat-ulat kecil disela-sela kulit kayu, dan kerena kebiasaannya itulah maka burung ini dinamakan Rambatan.

Burung Rambatan mempunyai bunyi yang khas, yaitu bunyi tembakan panjang yang nyaring serta crecetan-crecetan tajam yang mengakibatkan burung ini banyak dipelihara untuk dijadikan sebagai burung masteran.

Burung Rambatan yang sanggup gacor dengan suara-suara tembakan dan crecetannya yang khas yakni yang berkelamin jantan.

Dan berikut ini beberapa ciri perbedaan antara burung Rambatan jantan dan betina:

Ciri-ciri burung Rambatan jantan:

  • Postur badan lebih besar.
  • Suara kicauan lebih variatif dan lebih nyaring.
  • Warna bulu lebih terang dan terang.
  • Yang paling mencolok yakni terdapat garis hitam terang diatas mata (alis) pada burung jantan.

Ciri-ciri burung Rambatan betina:

  • Postur badan lebih kecil.
  • Suara monoton dan tidak senyaring burung Rambatan jantan.
  • Warna bulu lebih kusam/pudar.
  • Tidak terdapat garis hitam diatas matanya.

Perawatan harian untuk burung Rambatan supaya rajin bunyi:

  • Pakan : Berikan voer sebagai pakan utamanya, sanggup diberikan voer halus atau voer bernafsu tergantung kebiasaan.
  • Ekstra fooding (EF) : Berikan Jangkrik sebanyak 3/3 pagi/sore, ulat hungkong (UH) 10/10 pagi/sore, atau jikalau tidak ada ulat hongkong sanggup diganti dengan ulat sangkar (UK) sebanyak satu sendok teh pagi/sore, dan kroto sanggup diberikan 3 hari sekali supaya burung lebih gacor.
  • Mandi : Mandikan burung Rambatan dua hari sekali dengan cara disemprot halus menggunakan sprayer.
  • Jemur : Penjemuran cukup dilakukan selama setengah jam hingga satu jam saja setiap harinya alasannya yakni burung ini menyukai suhu yang hambar atau sejuk.
  • Kandang : Untuk kandangnya sebaiknya menggunakan sangkar besi/kandang kapsul yang biasa dipakai untuk burung Lovebird (LB) atau menggunakan sangkar dari kawat ram supaya tidak hancur dipatuki, alasannya yakni burung Rambatan mempunyai paruh yang tajam dan keras yang biasa dipakai untuk mematuki batang pohon untuk mencari makanan, sehingga jikalau menggunakan sangkar kayu akan cepat rusak alasannya yakni dipatuki.

Tempatkan sebuah batang kayu yang cukup besar didalam kandangnya sebagai daerah bertengger sekaligus untuk dipatuki menyerupai kebiasaannya di alam bebas yang selalu merambat dibatang-batang pohon sambil mematukinya untuk mencari masakan berupa ulat-ulat kecil yang terdapat disela-sela kulit pohon.

Nah itulah sedikit pembahasan burung rambatan, dengan adanya artikel ini kita dapat mengetahui ciri-ciri dan membedakan burung rambatan betina dan jantan serta , bagaimana cara merawat burung rambatan agar rajin bunyi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.